Manfaat animasi 2D

Sejak 1990-an, animasi 3D telah menikmati ledakan popularitas. Menyajikan, Gambar Gerakan Utama di Seluruh Dunia Menggunakan Tekniknya untuk Membuat Gambar Alami Yang Membiarkan Pemirsa Merasa Seperti Mereka Adalah Bagian Dari Dunia Animasi Yang Digambarkan Di Layar. Terlepas dari kelebihan dan popularitas animasi 3D, bagaimanapun, animasi tradisional dalam bentuk animasi 2D dan di tempat lain masih memainkan peran sentral dalam dunia animasi. Sejak awal tahun 1900-an, itu telah memberikan banyak manfaat untuk proyek animasi. Berikut ini hanya beberapa dari banyak keuntungan yang diberikan animasi 2D. [19659002] Efisiensi [19659003] Salah satu manfaat animasi 2D adalah efisiensi yang dapat dihasilkannya. Animasi pada dasarnya tidak pernah merupakan proses yang sederhana. Sebagai bentuk seni, diperlukan keterampilan dan kreativitas yang hebat untuk menghasilkan objek, karakter, dan dunia yang menarik bagi audiens target dan menyampaikan cerita dan pesan secara akurat. Selain itu, banyak teknik dan gaya yang telah berkembang selama abad yang lalu menyediakan berbagai alat yang dapat dipilih animator.

Namun, memiliki animasi 2D menuntut keterampilan sebanyak melakukan animasi 3D, biasanya lebih cepat dibuat hanya karena tidak memerlukan dimensi ketiga. Perusahaan animasi 2D tidak perlu membuat gambar alami seperti animator 3D. Cityscape mereka, misalnya, tidak harus terdiri dari bangunan dengan detail yang membuat mereka terlihat seperti bangunan asli. Desain yang lebih cepat ini dapat bermanfaat bagi mereka yang membutuhkan proyek tepat waktu.

Kesederhanaan

Manfaat kedua dari animasi 2D adalah kenyataan bahwa desainnya cenderung kurang rumit daripada yang disediakan oleh animasi 3D. Sebagai desain yang lebih sederhana, itu tergantung pada proyeknya. Misalnya, film aksi biasanya mendapat manfaat dari animasi 3D karena aksi detail dan gambar kompleks yang mereka gunakan untuk menggambar penonton. [19659004] Namun, ketika rencana perlu menyoroti pesan, layanan studio animasi 2D biasanya lebih disukai. Misalnya, jadwal bersih seringkali lebih efektif dalam periklanan, karena pesan pengiklan jelas lebih relevan bagi pemirsa. Beberapa gim, seperti Candy Crush, juga bergantung pada rencana yang lebih sederhana untuk menarik audiensi mereka. Beberapa acara TV, seperti South Park, telah membangun kesuksesan mereka pada desain animasi 2D. Bahkan beberapa aplikasi pendidikan atau video penjelajah memerlukan desain yang tidak akan mengalihkan perhatian pemirsa dari pesan yang coba diteruskan oleh proyek tersebut. Efektivitas Biaya

Efisiensi dan kesederhanaan animasi 2D mengarah pada efektivitas biaya yang lebih besar, anugerah lain bagi orang-orang yang menginginkan manfaat animasi tetapi yang tidak mampu membeli label harga yang pernah menyertai 3 Animasi D. Fakta bahwa jenis animasi ini membutuhkan waktu lebih sedikit dan tidak terlalu rumit berarti bahwa lebih sedikit sumber daya yang dapat dihemat, yang sering diterjemahkan ke dalam label harga yang lebih kecil. Bahkan, banyak proyek menggunakan 2D daripada animasi 3D setidaknya sebagian karena lebih hemat biaya untuk anggaran ketat dan perusahaan kecil. Tidak ada penyedia animasi 2D yang dapat bekerja dengan anggaran Anda untuk membuat proyek yang tidak hanya memenuhi kebutuhan kreatif Anda tetapi juga kendala keuangan Anda. [19659002] Artistic Freedom [19659003] Setiap jenis animasi membawa serta banyak kemungkinan kreatif. Namun, animasi 3D harus selalu tampil alami dan realistis, tidak peduli apa adegan, objek, atau orang yang digambarkannya. Akibatnya, yang aneh dan berlebihan umumnya tidak menabrak layar 3D, dan gaya seperti anime lebih sulit untuk dibuat melalui penggunaan alat 3D. [19659004] Animasi 2D, di sisi lain, membuat dunia yang sama sekali baru menjadi mungkin. Misalnya, melalui animasi tradisional, animator dapat membuat orang, kartun animasi, dan banyak lagi yang tidak ada dalam kehidupan nyata. Akibatnya, siapa pun yang membutuhkan proyek animasi dapat menggunakan animasi 2D untuk lebih mudah membuat gambar dan dunia yang sebaliknya akan sangat sulit untuk difilmkan dan / atau menggunakan alat 3D. Aspek animasi 2D ini juga cocok untuk menciptakan proyek yang ditargetkan untuk khalayak tertentu. Animator tidak hanya dapat menggunakan imajinasi mereka untuk membuat karakter dan dunia yang tidak alami atau realistis, tetapi, dengan melakukan itu, mereka dapat terlibat dalam desain karakter dan praktik lain yang menghasilkan proyeksi yang disesuaikan dengan kepekaan audiensi tertentu.

Karena kebebasan artistik yang diberikan oleh animasi 2D, jenis animasi ini membutuhkan talenta tingkat tinggi yang membuat animator sama terampilnya dengan siapa pun yang mengerjakan proyek 3D. Animator harus menggunakan kreativitas dan pengetahuan seni mereka untuk mengembangkan karakter dan dunia yang memenuhi kebutuhan proyek, alih-alih hanya memfokuskan pada penciptaan gambar yang sealami mungkin. Dari desain konsep ke desain karakter hingga storyboard, mereka harus memanfaatkan keahlian mereka untuk membuat jenis proyek yang sedang dipertimbangkan dan tujuan yang ada untuk proyek tersebut.

Memilih animasi 2D untuk proyek animasi Anda tidak berarti Anda membatasi pilihan Anda. Alih-alih, efisiensi, kesederhanaan, efektivitas biaya, dan kebebasan artistik yang memungkinkan animator mewujudkan ide Anda memberi Anda keuntungan yang dalam banyak kasus menjadikannya pilihan yang lebih baik daripada animasi 3D untuk berhasil menyelesaikan proyek animasi Anda.



Source by Stephanie Delota

Bookmark the permalink.

Comments are closed.